"Working overtime again?""Yeah... like I have another choice haha..."
Hmmm... serasa ditemani 2 orang ganteng sekaligus.
"Oke... I guess I'll call you later"
"Sure... I'll text you..."
Sayangnya aku baru sampai kostan jam 10.15
Kepala ku pening... Kalau sekali saja tidak mandi dan gosok gigi, tidak masalah kan? Aku terlalu lelah.
Sms dari Terry masuk tepat saat aku baru akan mengirim pesan padanya.
"I think you're too tired to talk... sleep well tonight..."
Thank God its weekend!!!
Pagi sekali aku sudah menyusun rencana. Aku ingin menebus waktu-waktu yang hilang dengan teman-teman. Aku mencoba menghubungi Yola, dia terdengar senang karena aku mengajaknya jalan seharian. Alex pun akan ikut bergabung setelah pulang dari bengkel, mobilnya agak bermasalah. Hanya Jay yang menolak. Dia harus mengantar Ibunya pulang ke Bogor. Ya sudah, tapi mungkin Yola akan sedikit kecewa.
Aku bilang akan mengajak Terry, dan mereka tidak keberatan.
Biasanya aku menjemput Yola atau Yola menjemput aku dengan motor masing-masing. Tapi kali ini entah kenapa motornya tidak mau menyala. Aku putuskan untuk berangkat siang sampai Alex beres dengan urusan bengkelnya lalu aku minta dia menjemput Yola. Dan aku tentu saja berangkat dengan membonceng Terry, mi amigo from Sydney. Agak disayangkan sebenarnya, Terry hanya sedikit sekali menguasai kata-kata dalam bahasa Indonesia. Belakangan aku baru tahu ternyata Ibunya sangat terpukul dengan sikap keluarga besarnya di sini yang lantas tidak lagi mengakui keberadaannya setelah memutuskan menikahi seorang Katolik berdarah Latin. Sementara keluarganya adalah pemeluk Islam yang sangat konservatif. Dia sangat sedih dan marah. Sampai pada satu titik memutuskan untuk menghapus dan membenci segala sesuatu yang berkaitan dengan darah Indonesianya.
"She was broken-hearted. She never wanted to be loving that way... She didn't choose her destiny. Life brought my father to her."
Yola dan Alex sudah menunggu di coffee shop biasa. Aku mengenalkan Terry pada mereka. Kami dengan cepat jadi akrab.
"Kita dah kelamaan di sini, lanjut kemana kek..." Yola sudah bosan. Akhirnya kami putuskan untuk pergi nonton. Ada film baru, sepertinya seru...
Baru saja mengantre, Yola mencubitku. Dia memberiku isyarat ke arah jam 3.
Jay sedang mengantre di loket tiket lain dengan seorang perempuan cantik yang menggandengnya manja. Muka Yola merah, matanya berkaca-kaca. Orang yang disukainya beberapa bulan terakhir ternyata sudah punya orang lain.
"Guys, nontonnya boleh pindah ga? Ke Blitz aja yuuuuk..."
Suasananya sudah tidak enak, sebaiknya pulang saja. Yola, meskipun 1 tahun lebih tua dariku tapi dia itu sangat perasa. Dalam situasi seperti ini, jangan harap dia bisa mengendalikan diri."He got me misleaded all this time..."
(I know, Sissy. I know...)
"Lex, tolong anter Yola balik ya..." Even the truth is I'm a bit jealous.
But it's alright, aku lebih khawatir dengan Yola.
It's too bad, things didn't go as I planed. Sampai di parkiran motor Terry sedikit bergumam, aku tahu dia masih belum mau pulang. "Are you sure we're just gonna go home? I think the book store across the street is pretty interesting..."
I got the point, aku pun membawanya masuk ke Gramedia. Pilihan pertamanya adalah Kamus Indonesia-Inggris, lalu dia mengambil satu buku lain, Laskar Pelangi.
"This book is great. I have the english version...The Rainbow Troops."
"Yes,Sir. I agree..." Mau belajar bahasa Ibunya rupanya. Sementara aku memang sudah lama menunggu Supernova #4 : Partikel-nya "Dee" Lestari.
"You must teach me Bahasa, Najma..." pintanya sembari menutup pagar belakang rumah ungu itu.
"My pleasure.... G'night, Terry."
"G'night. Thanks for taking me out. Next time it's gonna be a date.."
Aku cuma tertawa sambil berlalu bersama Juju ....
(that's right Terry, we should go out on a date sometimes...)
It's a cloudy Sunday. Aku ingin menghibur Yola. Mumpung belum hujan, aku mampir membeli camilan. Siapa tahu di kostannya tidak ada makanan. Seperti yang sering kulakukan, aku datang tanpa menelepon lebih dulu. But today I wish I called her first. No! I wish I didn't even come ...
I know that black CRV...
What is he doing here?Did he spend the whole night with her?
(Please Alex... tell me I'm wrong...)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar