and the rain is falling....just like my heart, the sky is crying....
Aku tidak sanggup membayangkan apa yang mungkin terjadi. I just wanna go home....
Aku tancap gas, tidak peduli lampu merah atau kendaraan lain. But then I realized something. Maybe I deserve this. Maybe its a karma. Pikiran ku kembali pada waktu Jay menciumku malam itu. Seandainya Yola tahu, dia pun akan membenciku. Dengan baju basah kuyup aku masuk ke sebuah mini market. I grab 2 beers and a pack of cigarettes.
There he is, working something on his laptop.
"Wow! You're soaking wet!" Terry sedikit kaget saat menyadari aku sudah berdiri di hadapannya.
"Wanna drink with me? It's just beer..."
"Oke ... Sure!"
Tapi bukan menyodorkan minuman padanya, aku malah menghempaskan diri ke tubuh tinggi besarnya. He's kind of confused for a few seconds, but then he wraps his arms around me.
"It's cold out here. Lets go inside. You can wear my shirt, then you can tell me everything.."
Jika saja ini terjadi saat pekerjaanku tidak terlalu padat, I believe I can manage my heart well.
Setelah ganti baju, aku kembali ke ruang tamu. Terry tertawa karena aku terlihat seperti hampir tenggelam dalam t-shirtnya (hihihi).... Dia sudah menuangkan bir yang kubawa tadi ke dalam gelas. Hujan semakin deras dan ini sudah hampir jam 1 siang. Akhirnya aku ceritakan penatku dan tentu saja kejadian hari ini plus cinta segi empat yang terjadi antara aku, Yola, Jay, dan Alex.
"So, the guy who kissed you that night was Jay?""You saw it???"
"Yeah...."
Next thing I know, sudah 3 batang rokok yang kuhabiskan. Terry hanya menggelengkan kepala.
Bad habbit huh? hehe...
"I better cook something.." katanya sambil melengos ke dapur kecilnya.
Aku baru sadar ternyata rumah ini nyaman sekali. Rapi dan wangi!
"So, what you do for living?"
"Back in Sydney, I took care of the restaurant business. My father passed away 4 years ago.
My mom is too old to run it alone by her self..."
"You should go back and help your mom..."
"I can't.."
"Why?"
"You've got no friend left but me..."
"Shut up!!!"
"Hahaha... Naah, my cousin graduated from a culinary school 8 months ago.
My mom got a professional partner now. So, she'll be alright..."
Hanya 15 menit dan dua porsi Paella pun siap disantap. Paella adalah salah satu Spanish cuisine yang berisi nasi, udang, remis/kerang, kacang polong atau sayuran lain yang dimasak dengan bumbu khas negara-negara yang berbahasa Latin (which is pedas!).
Perut kenyang, hati lega, hujan reda. Waktunya pulang! Aku pakai lagi baju basahku. Rokoknya masih banyak. Lumayan, siapa tahu nanti malam aku nge-drop lagi hehe...
"Thanks for everything, Terry. You're the best.."
This is the time when he pulls me closer...
Dia memelukku sekali lagi, nafasnya terasa hangat dan semakin mendekat....
I can feel his lips... gentle and sweet...
( I surrender my heart to a beautiful stranger...)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar