It won't last...
So, I date him though. Almost 2 weeks now...
Dengan sadar aku menjalani ini untuk sementara. Terry di sini hanya sebentar. Visa Kunjungan Terbatasnya akan habis 3 - 4 bulan lagi. Jadi aku sangat berhati-hati dengan perasaanku. Jangan sampai aku jatuh cinta sepenuhnya. Aku tidak siap dengan ujungnya nanti, saat dia harus kembali ke Sydney.
Lagi pula jika ini berjalan dengan serius, aku takut pengalaman ibunya terjadi padaku juga. I love my family...
Somehow I'm using him to fill the emptiness after I let go of Alex completely.
Hubunganku dengan Yola dan Alex semakin hari semakin berjarak. Nyaris tanpa komunikasi sedikit pun. Aku yakin Yola tidak berani memulai duluan karena dia pikir dialah yang paling bersalah. Rasanya tidak adil jika aku menjauhinya begitu saja. Hati tak bisa dipaksakan. So does my heart, I can't force my heart to hate her.
"La, gw kangen. Ktemuan yuk.."
"Gw juga mo ngobrol sm lo. Balik gawe ktmu di coffee shop ya..."
Setelah basa-basi, aku membuat pengakuan dosa bahwa aku pun pernah jalan dan membiarkan Jay menciumku dulu.
"What???...Ya udah lah ya. Toh sekarang Jay dah punya yang laen. Elu dah dapet bule, cakep lagi..."
"Yup.. dan elu dah dapet Alex. Tenang La, belum gw apa-apain koq hahahaha..."
"I couldn't make Jay love me..." Yola menghela nafas dalam.
"Like I couldn't make Alex love me..." aku meng-amininya.
1 bulan berlalu, everything's just fine except for my relationship with Terry. Seperti yang kutakutkan, hari itu datang juga. Terry harus pulang lebih cepat karena ibunya sakit keras. Sebagai anak tunggal, tentu saja dia harus merawat Nyonya Guilardo.
"I'm leaving tomorrow. I'm so sorry Luv, I wish I could stay for good..."
"It's alright. Your mom needs you more than I do now. Come on, I'll help you pack..."
(why does it hurt so bad?
I thought I don't love you...)
07.00
"Morning... how was your sleep?"
"Not so good... Don't worry, I'll sleep again on plane?"
(I couldn't sleep either, Terry...)
"Here... I made you coffee."
Dia heran melihatku belum pakai sepatu dan datang hanya dengan berjalan kaki.
"This is my last morning coffee with you. So, I won't go to work today..."
Penerbangan ke Autralia tidak tersedia di Husein Sastranegara. Aku mau menemaminya sampai Jakarta....
"I paid the rent for a year. I want you to keep the key... You can stay here for 2 months if you want to, then you can return the key to Pak Wijaya..."
"Oke...." Damn! I can't help my tears from falling...
"I'm so sorry....We'll meet again someday..."
He embraces me tight for the very last time...
(don't promise me anything Terry....
just say goodbye...)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar