Here I am sitting up in my room, looking through the window at a spot where we used to spend time together. Rumah ungu itu sepi seketika. Seolah sudah ditinggalkan berbulan-bulan. Besok pagi saja aku mampir...
Lampu ruang makan masih dibiarkan menyala. Isi lemari es-nya masih lumayan. Termasuk persediaan kopi. Mungkin cukup untuk 2 minggu ke depan. Lalu aku tertuju pada kamar tidurnya yang juga dibiarkan terang-benderang. There's a package next to his bed. Dia meninggalkan sebuah sketsa.Secangkir kopi dengan sebuah catatan kecil di bawahnya.
= my sweetest latte=
Aku adalah perempuan yang tidak pernah meyakini sebuah hubungan jarak jauh.
Memiliki dan dimiliki tidak pernah akan cukup tanpa kehadiran fisiknya. It wont' work!
2 minggu, 3 minggu, 1 bulan...
I'm not sure we can go on this way.
I need my man right here with me so I can see his face, look into his eyes, touch his lips with mine...
(I'm craving for you, Terry...)
Kunci rumah sudah kukembalikan pada pemiliknya.
Berarti sudah genap 2 bulan.
Yeah.. It's been two months since the day he left.
Another moon, another sun, another rainy day...
No more phone call, e-mail, message, Nothing!
He's just vanished!
(maybe it's about time to carry on...)
Teman-temanku sibuk sendiri. Semua waktu tersita dengan urusan kantor, bisnis sampingan, pacar, keluarga, etc, etc. Apa sudah tidak ada yang tersisa buat aku? Rasanya seperti makhluk paling kesepian sedunia. Shopping sendirian, ke toko buku sendirian, ngopi pun sendirian. Yola dan Alex sudah punya tempat favorit mereka sendiri.
(I'm a lonely coffee...
every cup tasted bitter without you...)
"Temennya pada kemana , Non?"
seorang Barista bernama Andre menyapaku suatu kali saat coffee shop sedang sepi pengunjung.
The place was too quiet that night...
As days go by and fade to nights
I still question why you left
I wonder how it didn't work out
Now you're gone
And memory is all I have for now...
("Someday" John Legend)
Oh... crap!! Why this song??
Huuffftt...You're right. I got no friend, no love either...
Could you please stop reminding me that!
"Ndre, playlist nya bisa diganti ga?"
"Oh...ok. Sorry..." Syukurlah dia cepat tanggap.
"Thanks.."
Sejak malam itu aku berteman dengannya. Sesibuk apapun dia dengan coffee art-nya, Andre selalu menyempatkan diri menyapaku. Lama-lama dia jadi satu-satunya alasanku untuk tetap datang, 3 to 4 times a week.
It's pretty late, almost 10.30 PM. Aku tidak bisa mengganggu Andre karena malam ini banyak sekali orang yang datang. Ada acara reunian or something. Ya sudah, aku online saja. Tapi tidak ada yang menarik juga di sosial mediaku. Angry Birds dech...
Facebook chat box pops out:
Terrence : hi...
Najma : hi...how r u?
Terrence : pretty good... miss me?
Najma : yeah... a little lol
Terrence : lol... so, what r u up to?
Najma : i'm at the coffee shop right now, all by my self... playing angry birds
Terrence : no kidding?! where's ur boyfriend?
Najma : I don't have one
my last boyfriend left me
he went back to sydney! remember?
Terrence : hahaha!
So... r u seeing someone lately?
or dating maybe?
Najma : i wish i could say yes.
but no... i'm not
Terrence : do u think i still have one last chance?
Najma : i told u before, i don't believe in a LDR
Terrence : alright... look around
Najma: what do u mean?
Terrence : just look around
Najma: HAHAHA very funny!
why should i do that for?
Terrence : come on najma
do it now!
Aku melihat ke sekitar tanpa bermaksud menemukan apa pun.
But there he is.... across the room...
(don't come closer...
unless you're here to stay, Terry...)


cerita nya seruu ih ..
BalasHapusjadi gak sabar nih nunggu cerita selanjutnya ..
hehe ...