Yeah... so what's the problem?
Hanya kebetulan kost di tempat yang sama. Dan kebetulan berteman
baik. Kebetulan dia sering menyambangiku. Menghabiskan sisa malam bersama. Ya...
itu pun tidak selalu berdua saja.
That’s it! That’s all!
Right?
Hanya kebetulan aku menyukainya. Sedikit menginginkannya...
Tapi dia tidak harus sebaliknya...
Iya kan?
Aku bergegas
pulang. Memastikan dia tidak melihatku. Tapi entahlah... Aku tidak sekecil
semut.
Aku masih dalam
angkutan kota. Jalanan lancar tanpa macet sedikit pun. Tapi kenapa ga
maju-maju? Ayolah... ini sudah lumayan penuh. Ada 6 penumpang masih ngetem
juga?! Aarrrgh! Harusnya sudah 20 menit yang lalu aku sampai. Ya sudah lah dari
pada naik darah lebih baik aku turun di sini lalu jalan sedikit ke pangkalan
ojeg.
Oh no... it’s raining...
Tanggung Willa, paling tinggal 30 langkah lagi...
Tapi hujan begini
memangnya ada tukang ogeg yang mau narik?
Tiiiiid!!!!!
Suara klakson mengagetkanku
yang sedang berusaha mengukuhkan hati untuk terus berjalan di tengah hujan.
Toyota Yaris
hitam. Yah... siapa lagi kalau bukan Rega.
“Masuk!... koq
bengong?”
“Sorry... baju gw
basah... kursi mobil lo ikutan basah deh.. Jadi ga enak nich...”
“Alah... santay. Belanja?
Semalem katanya lagi gembel berat...”
“Ho’oh... transferannya
baru masuk. Baru gw cek tadi siang...”
Please jangan bahas yang tadi. Anggap aja lu ga liat gw....
There’s no use of
trying hard to pretend like I wasn’t there!
“Tadi lu makan di
japanese resto juga kan? Koq ga nyapa?”
“Oh... iya sih. Tapi
tadi gw ga yakin itu elu Ga. Takut salah orang. Soalnya...”
Aku tidak
menyelesaikan kalimatku. Tapi aku yakin dia tahu maksudnya.
Bibirnya tersungging
tipis.
“That was my
ex...”
Ex-wife???
“-fiance...”
And that little girl?
“...lagi bawa
maen ponakannya, si Chika. Dulu kita pernah punya bisnis keroyokan sama
temen-temen abangnya. Since we broke up, I decided to quit from the
partnership. Tadi itu dia cuma ngembaliin beberapa dokumen...” bla bla bla....
Aku menghela
napas lega... entah dia menyadarinya atau tidak.
Once again i’m thankful cause it rains....
“Sana masuk! Mandi
pake air anget trus langsung tidur ya...”
“I will...”
Beberapa teman
kost yang melihat untuk pertamakalinya kami pulang bersama malah senyum-senyum
tengil.
“Bang Rega.... si
Willa dibawa kemana ampe basah kuyup gitu? Hahaha...”
“Ya dibawa main
aer lah...hahaha...” balasnya sambil menaiki tangga menuju kamarnya.
Jam 8.30... aku
sudah mandi dan berpiama. Hujan belum juga reda. Malam ini terlalu manis untuk
ku lewatkan begitu saja. Aku buka laptop, connect
to internet, buka FB, YM, twitter, semuanya.... Berharap menemukan siapa
saja yang bersedia ikut merasakan betapa senangnya aku hari ini. Hehehe...
YM pops out:
Rega : “blm
tidur?”
Willa : “blm
ngantuk...”
Rega : “bsk ga
ada kerjaan?”
Willa : “nope! udah
beres tuh... moga bsk ada project baru”
Rega : “amiin...
gw tidur dluan ya. bsk pagi ada meeting so ga blh telat...”
Willa : “ok ok! g’night...”
Rega : “will..."
Willa : “yup?”
Rega : “... u
dream of me? ;p “
We’ll see bout that Rega...
Maybe I will....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar