Selasa, 10 Juli 2012

It’s Gonna Rain...(part 3)



That was real. Wasn’t?
Yeah... so what's the problem?
Hanya kebetulan kost di tempat yang sama. Dan kebetulan berteman baik. Kebetulan dia sering menyambangiku. Menghabiskan sisa malam bersama. Ya... itu pun tidak selalu berdua saja.
That’s it! That’s all!
Right?
Hanya kebetulan aku menyukainya. Sedikit menginginkannya...
Tapi dia tidak harus sebaliknya...
Iya kan?

Aku bergegas pulang. Memastikan dia tidak melihatku. Tapi entahlah... Aku tidak sekecil semut.

Aku masih dalam angkutan kota. Jalanan lancar tanpa macet sedikit pun. Tapi kenapa ga maju-maju? Ayolah... ini sudah lumayan penuh. Ada 6 penumpang masih ngetem juga?! Aarrrgh! Harusnya sudah 20 menit yang lalu aku sampai. Ya sudah lah dari pada naik darah lebih baik aku turun di sini lalu jalan sedikit ke pangkalan ojeg.
Oh no... it’s raining...
Tanggung Willa, paling tinggal 30 langkah lagi...
Tapi hujan begini memangnya ada tukang ogeg yang mau narik?

Tiiiiid!!!!!
Suara klakson mengagetkanku yang sedang berusaha mengukuhkan hati untuk terus berjalan di tengah hujan.
Toyota Yaris hitam. Yah... siapa lagi kalau bukan Rega.
“Masuk!... koq bengong?”
“Sorry... baju gw basah... kursi mobil lo ikutan basah deh.. Jadi ga enak nich...”
“Alah... santay. Belanja? Semalem katanya lagi gembel berat...”
“Ho’oh... transferannya baru masuk. Baru gw cek tadi siang...”

Please jangan bahas yang tadi. Anggap aja lu ga liat gw....
There’s no use of trying hard to pretend like I wasn’t there!

“Tadi lu makan di japanese resto juga kan? Koq ga nyapa?”
“Oh... iya sih. Tapi tadi gw ga yakin itu elu Ga. Takut salah orang. Soalnya...”
Aku tidak menyelesaikan kalimatku. Tapi aku yakin dia tahu maksudnya.
Bibirnya tersungging tipis.
“That was my ex...”
Ex-wife???
“-fiance...”
And that little girl?
“...lagi bawa maen ponakannya, si Chika. Dulu kita pernah punya bisnis keroyokan sama temen-temen abangnya. Since we broke up, I decided to quit from the partnership. Tadi itu dia cuma ngembaliin beberapa dokumen...” bla bla bla....
Aku menghela napas lega... entah dia menyadarinya atau tidak.

Once again i’m thankful cause it rains....


Rega membawakan belanjaanku...
“Sana masuk! Mandi pake air anget trus langsung tidur ya...”
“I will...”
Beberapa teman kost yang melihat untuk pertamakalinya kami pulang bersama malah senyum-senyum tengil.
“Bang Rega.... si Willa dibawa kemana ampe basah kuyup gitu? Hahaha...”
“Ya dibawa main aer lah...hahaha...” balasnya sambil menaiki tangga menuju kamarnya.

Jam 8.30... aku sudah mandi dan berpiama. Hujan belum juga reda. Malam ini terlalu manis untuk ku lewatkan begitu saja. Aku buka laptop, connect to internet, buka FB, YM, twitter, semuanya.... Berharap menemukan siapa saja yang bersedia ikut merasakan betapa senangnya aku hari ini. Hehehe...

YM pops out:
Rega : “blm tidur?”
Willa : “blm ngantuk...”
Rega : “bsk ga ada kerjaan?”
Willa : “nope! udah beres tuh... moga bsk ada project baru”
Rega : “amiin... gw tidur dluan ya. bsk pagi ada meeting so ga blh telat...”
Willa : “ok ok! g’night...”
Rega : “will..."

Willa : “yup?”
Rega : “... u dream of me?  ;p “

Rega has signed out



We’ll see bout that Rega...
Maybe I will....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar